PANGKAL PINANG – Proyek Pekerjaan pembangunan Jembatan Air Kujut milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) kota Pangkalpinang tahun anggaran 2023, yang dikerjakan oleh CV. Ghuno Dhio terpantau para pekerjanya tak menggunkan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja).
Diketahui anggaran dari pada nilai proyek tersebut sebasar Rp.3.161.786.075,00 yang menggunakan dana APBD Pemerintahan Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang Kota Pangkal Pinang.

Saat tim investigasi mendatangi proyek jembatan kujut ini tampak 29 orang pekerja proyek tersebut tak terlihat satupun yang memakai perlengkapan keselamatan kerja.
Sementara itu, kepala tukang Dani saat di wawancara mengenai masa pengerjaan yang tinggal 24 hari lagi, ia pun optimis bisa terselesaikan dengan tepat waktu,
“Pengerjaan ini , saya yakin bakalan tepat waktu, palingan hanya tinggal kayu-kayu tiang penyangga coran di bawa itu aja yang gak bisa langsung dibuka harus menunggu dua sampai tiga bulan kedepan,” ungkapnya.
Namun saat kembali ditanya masalah pekerja yang tidak menggunakan safety K3 ia pun membeberkan bahwa para pekerja disini jarang menggunakan itu.
“Sebenarnya K3 ada lengkap tapi rekan-rekan ini gak tau kenapa gak mau memakainya dari mulai sepatu boots, helm, hingga rompi,” terangnya.
Imam salah satu pengawas proyek dari CV. Ghuno Dhio saat di konfirmasi pada Senin (04/11/2023)(kemaren) hingga saat ini belum membalas mengkonfirmasi kembali wartawan ini.
Penulis : Laludi






Komentar