TANJUNGPANDAN – Ketua DPRD Belitung, Vina Cristyn Ferani, dan Wakil Ketua II, Joko Prianto, menerima audiensi dari Ketua Yayasan Peduli Masyarakat Belitung (YPMB), Teguh Trinanda. Dalam pertemuan tersebut, Teguh menyampaikan surat permohonan audiensi terkait sejumlah permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat Belitung.
Ketua DPRD, Vina Cristyn Ferani, menyampaikan bahwa dirinya dan lembaga yang dipimpinnya sangat terbuka untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. “Kami selalu siap berdiskusi dengan masyarakat. Dengan diskusi langsung, kita bisa membahas permasalahan dengan lebih komprehensif dan menemukan solusi yang tepat,” ujarnya.
Wakil Ketua II DPRD Belitung, Joko Prianto, turut mengapresiasi inisiatif masyarakat yang menyampaikan permasalahan secara langsung. “Kami menyadari bahwa DPRD tidak dapat mencakup semua permasalahan yang ada. Karena itu, kami berterima kasih kepada Teguh Trinanda melalui YPMB yang telah mengajukan audiensi ini,” kata Joko.
Teguh Trinanda, dalam kesempatan itu, menyampaikan lima isu utama yang akan dibahas dalam audiensi mendatang, yang diberi tajuk SEPULTURA JILID II. Kelima permasalahan tersebut adalah:
- Permasalahan Kesehatan di Kabupaten Belitung, khususnya pelayanan RSUD Marsidi Judono.
- Tata Kelola Aset Daerah, terutama terkait penutupan Billiton Hotel.
- Ketenagakerjaan, terutama mengenai PHK karyawan Billiton Hotel.
- Layanan SEHATI, terkait dengan Mess Kemayoran dan Mess Kalibaru.
- Penyakit Masyarakat, terutama maraknya kasus Narkoba.
Teguh berharap agar audiensi segera dilaksanakan dalam waktu dekat dan mengungkapkan harapannya agar anggota DPRD yang relevan dengan isu-isu tersebut dapat hadir dalam pertemuan tersebut. “Kami ingin menyampaikan secara detail masalah yang ada dan berharap ada tindak lanjut yang cepat,” katanya.
Menurut Teguh, pemilihan judul SEPULTURA JILID II merujuk pada lima masalah yang sebelumnya juga pernah disampaikan dalam SEPULTURA pada tahun 2020. Beberapa masalah dalam laporan sebelumnya sudah terselesaikan, seperti penurunan nama Satam Square, namun lima isu baru ini perlu segera ditangani untuk kepentingan masyarakat Belitung.






Komentar