Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Jalin Kerja Sama dengan UPT Puskesmas Badau

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Badau, dr. Gemeinial, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kerja sama dengan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Sinergi antara UPT Puskesmas Badau dan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan diharapkan dapat memberikan manfaat, khususnya dalam mendukung pelayanan dan pembinaan yang berkaitan dengan kesehatan serta pemberdayaan warga binaan,” ungkap dr. Gemeinial.

Dalam kesempatan yang sama, Aira Berjaya dari UMKM Nyulo Belitung turut menyampaikan apresiasi terhadap pengembangan produk hasil karya WBP.

“Kami melihat Madu AOK BE memiliki potensi untuk dikembangkan. Produk yang dihasilkan oleh warga binaan ini merupakan bentuk nyata dari proses pembinaan dan keterampilan yang mereka jalani. Dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, kami berharap produk ini dapat semakin dikenal dan memiliki nilai tambah,” kata Aira Berjaya.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Tanjungpandan dan UPT Puskesmas Badau. Kegiatan juga menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan pembinaan WBP serta memperkenalkan hasil karya mereka kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan terus mendorong agar program pembinaan tidak berhenti pada proses pelatihan, tetapi dapat menghasilkan karya dan produk yang memiliki manfaat serta peluang untuk dikembangkan setelah WBP kembali ke tengah masyarakat.*** (Editor Welly)

Komentar