BELITUNG, SINERGIPOS.COM – Ada tindakan pembubaran Bazar Ramadhan menggunakan Armored Water Canon (AWC) milik Polres Belitung pada Sabtu (08/5/21) malam. Ketua DPK KNPI Kecamatan Membalong Heru Sunarya ikut angkat bicara, Senin (10/05/21).
Sebelumnya Pospam Pusat Kota Tanjungpandan yang terdiri dari tim gabungan terpaksa membubarkan kerumunan di Bazar yang berlangsung di Jalan Endek, Kelurahan Kota, Tanjungpandan, Belitung dengan menyemprotkan air.
Heru ikut perihatin dengan pembubaran yang dilakukan secara berlebihan. Menurut dia masih banyak cara lain yang lebih bijaksana dibandingkan harus menyemprotkan pengunjung dengan air.
“Kan semua bisa ditempuh dengan jalan musyawarah dan duduk bersama. Tidak perlu main semprot,” terangnya.
Selain itu, tindakan tim gabungan yang dilakukan hanya terarah kepada Bazzar Endek saja, membuatnya merasa ada kesentimenan.
“Ini kok hanya dilakukan di Jalan Endek. Pasalnya pembubaran dengan cara yang berbahaya tersebut kenapa tak dilakukan di tempat-tempat pusat keramaian dan pusat pembelajaan lainnya,” kata dia.
Menanggapi hal itu, pengunaan mobil water canon dalam pembubaran tersebut rasa tidak tepat dan tidak bijak dilakukan.
“Saya medapatkan kiriman video tersebut, langsung mengelus dada.
Kita Memang dalam situasi pandemi tapi mohon hati nurani jangan dihilangkan sangat kasihan sekali melihat pedagang yg lari berhamburan tanpa memirkan tempat usaha mereka lagi. Bahkan pembeli lari kocar kacir ada yang tidak dibayar, alat-alat usaha mereka bahkan ada yang rusak,” terangnya.






Komentar