Tanjungpandan, Sinergipos.com – Langkahnya Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Belitung beberapa pekan terakhir ini akhirnya membuat DPRD Kabupaten Belitung mengajak rapat pihak-pihak terkait, Senin (27/9/2021).
Dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Ansori, dari rapat terkait kelangkaan ini, mereka berinisiatif untuk meminta tambahan stok BBM non subsidi ke Belitung.
“Kelangkaan BBM ini telah kita carikan solusinya bersama-sama Forkopimda. Dan solusinya telah ada, tinggal kita teruskan ke pemangku kewenangan, yaitu ke Provinsi,” ujar Ansori.
“Kami minta stok kita itu untuk dibanjiri kepada pihak Pertamina, dalam hal BBM non subsidi ini,” terang Ansori.
Selain dari penambahan stok BBM non subsidi, Ansori menyebutkan mereka juga akan mengatur pedagang BBM eceran untuk membeli BBM di SPBU (Pengerit).
Hal ini juga senada dengan apa yang disampaikan Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, menurut Isyak, para Pengerit ini harus diatur waktu mereka mengantri BBM, sehingga tidak terjadi antrian panjang di SPBU.
“jadi ini perlu diatur secara managerial waktu-waktunya. Pagi sampai sore siapa, malam sampai tengah malam siapa.
Selian itu, untuk kuota BBM, Isyak meminta kepada Pertamina untuk ‘membanjiri dengan BBM non subsidi’, seperti Pertamax.
Penulis: Dicky






Komentar