Bangka, Sinergipos.com — Sehari menjelang perayaan HUT RI ke 77, kesibukan ratusan warga membuat sakan dan ponton mewarnai kawasan Pantai Desa Penagan Kecamatan Mendobarat Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (16/8/2022).
Warga yang kebanyakan berasal dari Desa Penagan ini sedang sibuk menyusun drum plastik sebagai pelampung sakan, dan sebagian lagi sedang asyik membuat sakan, yang merupakan piranti dalam menunjang aktivitas menambang mereka.
Sebagian lagi, tampak sakan sudah berada puluan meter dari tepi pantai.
Puluhan sakan ini sudah dua minggu terakhir menambang pasir timah di kawasan pantai.
Sementara, di sisi kiri dan kanan dari lokasi pembuatan ponton dan sakan ini, tumbuh batang mangrove, yang sejak ratusan tahun menjadi penjaga bibir pantai dari abrasi dan hempasan gelombang pasang.

Baru puluhan ponton saja beroperasi, terlihat batang mangrove di pinggir pantai mulai terganggu. Bahkan sebagian sudah ada yang rusak, tak kuasa menahan gempuran tambang warga.
Sekitar 500 meter dari tepi pantai, atau tepatnya di jalan masuk ke lokasi ratusan ponton tambang inkonvensional ini beraksi, terdapat papan bertuliskan bahwa lokasi yang saat ini dihantam ratusan TI itu, ternyata adalah lokasi rehabilitasi hutan mangrove.
Hutan mangrove seluas 25 hektar tersebut merupakan hutan yang dijaga.
Tetapi sekarang ini terancam hancur karena adanya aktivitas tambang rakyat, jenis tungau.
Entah siapa yang memulai dan menjadi sponsor penambangan di Pantai Desa Penagan ini.






Komentar