PANGKALPINANG – Laporan Aliansi Peduli Pasar Pagi (APPP) terkait dugaan Tipikor dan semrawutnya kondisi pasar pagi ditanggapi Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Gatot Yulianto.
Dikatakannya, kondisi pasar pagi yang semrawut akan disampaikan ke Pj Walikota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan dan berharap hal tersebut ditanggapi dengan cepat dan baik.
“Untuk menerapkan itu, itukan bukan tugas Kepolisian, tapi tugas Sat Pol PP dan pihak pasar.
Tapi, nanti akan saya bantu sampaikan ke Ibu Pj Walikota bahwasanya ada Aliansi Peduli Pasar Pagi yang datang beraudiensi dengan saya dan minta tolong untuk di terapkan, saya akan kasih saran dan masukan ke beliau, mudah-mudahan tanggapan Pj Walikota kita yang baru ini fast respon,” ujar Gatot Yulianto, Kamis (30/23/11) pagi, saat beraudiensi dengan APPP di ruang Kapolresta Pangkalpinang.
“Nah, untuk bukti terkait dugaan pungli dan talang air (dugaan Tipikor) bisa langsung antarkan ke Kasat Reskrim, biar nanti di proses. Bilang aja kalo ini perintah pak Kapolres, nanti pak Kasat Reskrim akan saya panggil,” timpalnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua APPP, Fauzi Riza sempat menyampaikan konflik dan kondisi pasar pagi ke Pj Walikota Lusje, saat mengecek kondisi pasar pagi, Rabu (29/11/23) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.
“Kemarin Pj Walikota sempat datang ke pasar pagi, bertiga dengan ajudannya. Buk Pj sempat bertanya kenapa kondisi pasar pagi seperti ini? dan saya jawab seperti inilah kondisi pasar pagi buk, kami sudah berkirim surat ke UPT pasar dan Disperindag, tapi sampai sekarang tidak ada tanggapan,” kata Fauzi Riza kepada Kapolresta Pangkalpinang.





Komentar