Komisi I DPRD Belitung Pinta Pelaksana Bertanggungjawab, Sampah Bekas Galian Drainase Jalan Nasional Berbulan-bulan Tidak Diangkut

BELITUNG – Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung, Didin Solehudin, mengkritik pelaksanaan perawatan dan pembersihan drainase yang dikerjakan oleh Satker PJN Wilayah II Provinsi Bangka Belitung (Babel). Menurut Didin, meskipun drainase telah dibersihkan, namun sampah hasil pekerjaan tersebut justru dibiarkan menumpuk dan tidak diangkut, menciptakan pemandangan yang kurang sedap di sepanjang jalan Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk.

“Saya minta pihak pelaksana bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan setelah pekerjaan mereka selesai,” kata Didin yang juga berdomisili sebagai masyarakat Tanjong Tinggi, Kecamatan Sijuk saat dikonfirmasi media ini, Senin (30/12).

Ia menambahkan bahwa drainase yang seharusnya berfungsi untuk mengatasi kelebihan air malah tidak memenuhi harapan masyarakat, terutama di sepanjang jalan Tanjung Tinggi yang menjadi jalur penghubung beberapa desa dan juga akses utama menuju Pantai Tanjung Tinggi, destinasi wisata yang kerap dikunjungi wisatawan.

Lebih dari ratusan meter drainase telah dibersihkan, namun sampah seperti pasir sindimen, plastik, rumput, dan sampah lainnya berserakan di tepi jalan. Keadaan ini sudah berlangsung selama berbulan-bulan tanpa ada tindakan pengangkutan atau pembersihan lebih lanjut. Bahkan, tumpukan sampah yang terabaikan kini telah ditumbuhi rumput panjang, memperburuk kondisi pemandangan.

Didin pun menegaskan pentingnya keseriusan pihak pelaksana untuk membersihkan area tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab mereka terhadap kebersihan lingkungan pasca pekerjaan drainase. Ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan kualitas pekerjaan dapat lebih diperhatikan demi kenyamanan dan kepentingan masyarakat serta wisatawan yang melintasi jalan tersebut.***

Komentar