Citra Kemantapan 99.90 persen Jalan Nasional Babel Diragukan, Setelah Dugaan Patching Aspal PPK 2.1 Rusak Berat

Editor Welly AKSONA

BELITUNG | SINERGIPOS.COM — Klaim tingginya tingkat kemantapan jalan nasional di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali mendapat sorotan. Ditengah capaian kemantapan jalan nasional Babel yang disebut mencapai 99,90 persen pada 2025, kondisi sejumlah titik patching atau tambalan jalan nasional di Kabupaten Belitung justru memperlihatkan kerusakan yang kembali muncul.

Pantauan di sejumlah titik diwilayah Desa Penggantungan, Kabupaten Belitung, terlihat tambalan pada badan jalan nasional mengalami kerusakan. Sejumlah bagian tambalan tampak berlubang dan mengalami pengelupasan, meski pekerjaan tersebut disebut belum terlalu lama dilakukan.

Kondisi tersebut menjadi pertanyaan tersendiri, terutama karena jalan nasional merupakan jalur strategis yang digunakan masyarakat setiap hari. Kerusakan pada titik patching juga berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Sebagai informasi, data yang diberitakan pada 2025 menyebut tingkat kemantapan jalan nasional di Babel mencapai 99,90 persen, dengan total jaringan jalan nasional sepanjang 598,65 kilometer. Angka tersebut menempatkan Babel sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemantapan jalan nasional tertinggi di Indonesia.

Namun, pada 2026 BPJN Bangka Belitung dalam publikasinya menyebut tingkat kemantapan jalan nasional hingga Semester II 2025 berada di angka 99,80 persen. BPJN juga menyatakan jaringan jalan nasional Babel memiliki panjang 598,65 kilometer.

Patching Jalan Tahun 2025


Terkait kerusakan patching di wilayah Desa Penggantungan, Penanggung Jawab PPK 2.1, Yudinan, menyebut pekerjaan tersebut merupakan kegiatan tahun sebelumnya.

Komentar