Program Padat Karya Pemeliharaan Rutin Jalan Dimulai, PPK 2.1 : Pekerja Libatkan Masyarakat Sekitar

BANGKA BELITUNG | SINERGIPOS.COM – Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Bangka Belitung mulai melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin berkala pada ruas-ruas jalan nasional. Kegiatan ini mencakup berbagai pekerjaan teknis guna menjaga kondisi jalan tetap laik fungsi, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.

Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi pembersihan drainase atau saluran air, pengendalian tanaman liar atau penebasan, patching rutin pada titik-titik kerusakan, pemasangan batu, pengecatan marka jalan, pekerjaan kinestin, hingga pemeliharaan cor median taman.

Yudinan, mewakili Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Septian, membenarkan bahwa kegiatan pemeliharaan rutin tersebut telah mulai dilaksanakan. Ia menjelaskan, pemeliharaan kali ini juga dikemas dalam program padat karya dengan melibatkan masyarakat sekitar.

“Benar, pemeliharaan rutin sudah kami mulai dengan program padat karya, yaitu lebih memprioritaskan warga sekitar untuk ikut bekerja,” ujar Yudinan, Selasa (27/01/2026).

Menurutnya, jalan nasional merupakan infrastruktur strategis yang menjadi tulang punggung konektivitas antarwilayah. Keberadaan jalan nasional tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga berperan besar dalam kelancaran distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan total volume pekerjaan mencapai sekitar 81 kilometer, pemeliharaan rutin ini bertujuan menjaga kondisi jalan agar tetap dalam keadaan laik fungsi.

“Melalui kegiatan ini, kerusakan ringan seperti retakan, lubang kecil, keausan permukaan jalan, serta gangguan pada bahu jalan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kerusakan berat,” Tukasnya.

Penanganan dini tersebut dinilai jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan harus melakukan perbaikan besar atau rehabilitasi yang membutuhkan biaya jauh lebih tinggi.

Selain aspek teknis, pemeliharaan rutin juga berkaitan erat dengan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Jalan yang terawat dengan baik dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat permukaan jalan yang rusak, licin, atau tidak rata.

“Kondisi jalan yang baik juga memberikan kenyamanan bagi pengendara, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik yang menopang aktivitas ekonomi daerah,” Lanjut Yudinan.

Dari sisi fungsi, pemeliharaan rutin memastikan kelancaran arus lalu lintas dan konektivitas antar daerah tetap terjaga. Tidak adanya hambatan berarti aktivitas transportasi dan distribusi logistik dapat berjalan lebih lancar.

Lebih jauh, perawatan yang berkelanjutan juga bertujuan memperpanjang umur layanan infrastruktur jalan. Dengan pemeliharaan rutin, jalan dapat digunakan sesuai dengan usia rencana teknisnya, bahkan lebih lama, sehingga berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran negara.

Tidak kalah penting, pemeliharaan rutin juga mencakup perawatan fasilitas pendukung jalan seperti drainase, marka jalan, rambu lalu lintas, serta perlengkapan keselamatan lainnya. Fasilitas ini memiliki peran vital, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem dan kepadatan lalu lintas.

Secara keseluruhan, pemeliharaan rutin jalan nasional bukan sekadar kegiatan tambal sulam, melainkan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur negara.

“Jalan yang terawat dengan baik akan mendukung keselamatan pengguna, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas nasional demi kesejahteraan masyarakat,” Tegas Yudinan.*** (Editor Welly Aksona)


Komentar