BELITUNG | SINERGIPOS.COM — Suasana liburan Idul Fitri 1447 Hijriyah yang seharusnya menjadi momentum penuh kebahagiaan, kehangatan, dan kebersamaan keluarga, justru menyisakan catatan pahit di salah satu destinasi unggulan Negeri Laskar Pelangi.
Arus wisatawan yang membludak ke berbagai objek wisata di Pulau Belitung membawa harapan besar akan pengalaman liburan yang nyaman, berkesan, dan tak terlupakan.
Pulau Belitung, dengan pesona pantai berpasir putih, batu granit raksasa, serta panorama laut yang memikat, memang tak pernah gagal memikat hati wisatawan.
Salah satu ikon wisata yang paling diburu adalah Pulau Lengkuas, dengan mercusuarnya yang legendaris dan panorama laut yang eksotis. Didukung sarana dan prasarana yang selama ini dikenal memadai, destinasi ini seharusnya menjadi magnet utama yang membuat wisatawan betah berlama-lama.
Namun, di balik keindahan alam yang memanjakan mata, terselip persoalan serius yang memicu kekecewaan pengunjung.
Sejumlah wisatawan lokal mengeluhkan kondisi fasilitas umum di Pulau Lengkuas yang tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya, khususnya toilet dan mushola. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan, bahkan mencoreng citra pariwisata Belitung di tengah momen liburan besar seperti Lebaran.
“Sayang sekali, destinasi seindah ini tapi toilet dan mushola tidak bisa digunakan,” ungkap salah satu wisatawan dengan nada kecewa kepada Sinergipos.com, Rabu (25/06/2026).
Kekecewaan tak berhenti di situ. Para pengunjung yang tetap ingin menjalankan ibadah terpaksa mencari tempat seadanya, meskipun dalam kondisi yang jauh dari kata layak.
“Kami tetap sholat, tapi di tempat yang kurang layak, lantainya kotor dan agak becek,” tambahnya.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pengelolaan Pulau Lengkuas saat ini bukan sepenuhnya berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Belitung, melainkan berada di bawah kendali Kementerian Perhubungan. Hal ini membuat kebijakan terkait pengelolaan fasilitas menjadi terbatas di tingkat daerah.
Situasi ini pun memantik sorotan, terutama di tengah upaya Belitung mempertahankan reputasinya sebagai destinasi wisata unggulan nasional. Ketika kunjungan wisatawan meningkat tajam, justru fasilitas dasar yang seharusnya menjadi prioritas utama terlihat tidak siap menghadapi lonjakan pengunjung.
Wisatawan Kecewa, Prasarana dan Sarana Musholla dan Toilet Pulau Lengkuas Belitung tidak Bisa Digunakan






Komentar